Tampilkan postingan dengan label Seputar Mahasiswa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seputar Mahasiswa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 April 2009

Mahalnya Kuliah di UMK


02 april 2009 - UMK begitulah kebanyakan orang orang menyebut nama universitas yang berada di dekat Gunung Muria yang merupaka Icon Kota Kretek ini. Tahun ajaran baru telah berada di depan mata, tak ada persiapan yang spesial untuk menyambut datangnya Mahsiswa-masiswi baru yang nantinya akan menuntut ilmu di Universitas Pelangi ini. Persiapan hanyalah sebatas membuat slebaran pamflet yang secara Umum untuk menarik minat Para Lulusan SMA dan siswa siswa jenjang sekolah lainnya untuk bergabung dengan UMK. tapi,satu hal yang cukup mencengangkan adalah Mahalnya Biaya Masuk Mahasiswa Baru UMK tahun angkatan baru ini ( 2009/2010 ). bisa dilihat dalam slebaran yang diberikan akan nampak Begitu Mahalnya Biaya Masuk ke UMK ini, bahkan bisa dikatakan mencapai 2x Lipat dari baiaya masuk Mahasiswa Baru tahun 2008 Lalu. Ini menimbulkan beragam spekulasi dari kalangan Mahasiswa dan Kritisi Pendidikan seperti Saya Yang menganggap Bahwa Kenaikan ini agak Mengherankan. Bisa ditebak alasan yang akan muncul adalah Adanya Pembangunan Masjid UMK yang membutuhkan dana Besar, tapi harus diingat bahwa pembangunan Masjid Inipun Saya yakin sudah diprogramkan beberapa tahun yang lalu termasuk sumber dana pun diambil dari dana Yayasan anggaran Lalu dan Bukan Tahun Ini. Spekulasi lain yang muncul adalah Mungkin ini Yang dinamakan BHP alias Badan HUkum Pendidikan Yang di.gembar gemborkan Pemerintah yang dianggap akan membantu semua kalangan termasuk Calon mahasiswa dari Keluarga Tidak mampu untuk dapat mengikuti Pendidikan di Universitas, jika benar maka ini justru akan semakin memprihatinkan mengingat Bahwa UMK adalah Universitas swasta dengan sumber dana SEndiri dan akses untuk Pemerintah yang Kurang,di samping Itu Pernyataan Pemerintah yang menyatakan Bahwa BHP akan membantu Calon Mahasiswa dari Keluarga yang tidak mampu Hanyalah akan menjadi sebuah OMONG.KOSONG yang teramat besar, kenapa ? Ya mari kita berpikir ke depan. Jika sekarang saja Biaya Untuk masuk universitas saja sudah semahal itu, apa yang akan terjadi tahun depan dan tahun ttahun tahun berikutnya ? dan secara Normal alamiah pun Takkan ada satupun Universitas di Indonesia yang bersedia untuk menurunkan biaya masuk Universitas Dari Tahun sebelumnya, dan ini merupakan sebuah alasan yang JITU dari Pihak Universitas untuk menaikkan terus biaya masuk Universitas. dan akibatnya adalah kesempatan Calon Mahasiswa dari Golongan keluarga yang kurang mampu akan semakin terhimpit bahkan Hilang. apapun alasannya Saya dapat Mengatakan Hendaknya Dalam menetapkan SEbuah keputusan yang Krusial ( biaya masuk kuliah ) dipikirkan dengan matang dengan mempertimbangkan berbagai macam hal dan dampak yang akan terjadi, Jangan Hanya mengikuti aturan Baru Pemerintah Yang Bernama BHP Yang Hanya SEbuah Peraturan dan Undang-undang MANDUL yang hanya akan membuat kesempatan Putra putri Bangsa yang mempunyai Kemampuan Kemauan untuk belajar menjadi sirna atau hilang sama sekali.

Senin, 30 Maret 2009

Pemilihan BEM FKIP UMK ????



30 Maret 2009 - FKIP UMK hari ini ngadain acara Pemira aliasxpemilihan Raya buat milih toeh Presiden BEM alias BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan UMK tahun periode 2009 - 2010. hmmm, beragam komentar muncul tentang pemilihan BEM ini nieh ... mulai dari yang patis, setuju ampe ada juga yang setuju menggebu gebu n jadi team suksesnya calon presidennya segala. but, by the way setelah Saya mengikuti acara penyampaian Visi dan Misi dari masing masing kandidiat memang luar biasa visi dan misi yang diusung alias memang bener bener Bagsu banget, tapi dari saya Punya kritikan bahwa SEmua kandidat tidak menunjukkan Adanya program jangka pendek yang hendak dicapai padahal BEM hanya bertugas dalam satu periode 1 tahun saja, yah boleh dibilang semua Calon Presiden BEM saat ini cuma mengungkapkan Visi dan Misi jangka Panjang n Terlalu Imajinatif tanpa adanya Program jangka pendek sebagai bukti pelaksanaan visi dan misi tersebut. yah, whatever siapapun yang jadi Presiden BEM nanti diharapkan akan jadi Presiden Bem yang mampu membawa FKIP jauh lebih baik dari nsebelumnya and mampu buktiin semua janji n visi misinya.

" Jangan Cuma Jadi Eksekutif Duduk Aja "

Minggu, 01 Maret 2009

First Day of Second Semester




Hmmm ... Besok pagi hari Pertama masuk kuliah nieeee ... agak males juga sieh coz dach kelamaan libur getooo ... btw tapi aku juga kangen banget ma anak-anak bahasa inggris yang gokil gokil abiz. ada mama,tante-tante temennya mama,adek,om,pak.de simbah, semuanya ada pokoke di sana n besok pagi ngumpul lagi dech ... tau dech pelajaran semester 2 tambah ruwet tapi aku tetep CINTa banget ma Kampuz ku ... UMK Forever LUPh You

Luph You My Prends
Luph You My Lecturers

Luph You UMK ...

Sabtu, 28 Februari 2009

ESC " englih speech contest " 2009




Kudus, February 25-26 th 2009

Greaaaaaaaaatttt ... Guys emang di Fakultas kita oce oce dach pokoknya. hmm. dipelopori ma anak anak ESC alias English Study Club, bukan English Syukur's Club loh di jurusan Bahasa Inggris. emang Dunk ESC kan miliki Jurusan bahasa Inggris alias Himpunan Mahasiswa Bahasa Inggris UMK geto. hmm tanggal 25 n 26 Februari kemarin ESC ngadain yang namanya English Speech Contest gt,nah yang jadi pemenang 3 besar ntar dikirim ke Semarang buat ikutan acara serupa yang disebut ESA Week di UNNES tempatnya Saudara Kita Geto.

Emm... 2 hari berturut2 kompetisinya. hari Pertama Penjaringan untuk 10 besar. antusiasme Peserta lumayan besar terbukti dengan adanya Peserta yang mendaftar dari semua jenjang semester dari semester 2, 4 ,6 dan 8 juga ada loch. yah maksude aku juga ikut sieeeh. setelah hari Pertama selesai dijaringlah sepuluh besar terbaik. wah aku juga ikut sepuluh besar loh. sedikit seneng sieh tapi lawan di 10 besar gak sembarangan loch coz sebagian besar dah banyak yang berpengalaman geto.

Disamping itu jurinya juga Gokil Gokil yang Jelas salah Satunya adalah Dosen Paling Caem n Ganteng siapa lagi Kalo bukan Mr. Akhlis Purnomo yang Punya Berjuta juta Fans di Segala Penjuru UMK dan Sekitarnya ... hehehehehe ...

Nah ... di Hari Ke.dua akhirnya Terpilihlah 3 besar untuk mewakili UMK di Ajang ESA Week di Semarang. Yah, padahal aku udahj susah payah gak tidur semaleman, tapi gak papa masih ada kesempatan taun berikutnya. Nah Pemenangnya Toeh

Juara 1 Mbak. Nailin Nak Semester.4 ( yang punya Cow di.ESC itu Loh... ) Juara 2 Mas. Sulung Nak Semester.8 ( Ya Jelaz dunk kan mantan Pemimpin ESC ... hehehe ) Juara 3 Mas.Agus Nak Semester.8 ( Yupz... jadi inget ma sebuah Iklan Geto ... )
By The Way, meskipun gak menang tapi aku Bangga n Aprecciate ma anak anak ESC yang dah sukses ngadain acara kayak ginian. hmmm n Wat yang menang Selamat Yach, Terus berjuang Di ESA lawannya pasti tambah Berat. ayo Semangat Berjuang Demi UMK.


ahmadlovers. PEACE...

Sabtu, 07 Februari 2009

Pengesahan UU BHP


Salah satu perkembangan mutakhir pendidikan Indonesia adalah pengesahan Rancangan Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan (RUU BHP) menjadi Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan (UU BHP) (17/12/2008) oleh DPR RI. UU BHP menempatkan satuan pendidikan sebagai subjek hukum yang memiliki otonomi luas, akademik maupun non akademik, tanpa khawatir lagi dengan kooptasi birokrasi. Otonomi yang diberikan dikunci oleh Undang-Undang BHP harus dilandasi oleh prinsip-prinsip seperti nirlaba, akuntabilitas, transparan, jaminan mutu dan seterusnya yang memastikan tidak boleh ada komersialisasi dalam BHP. BHP memastikan bahwa komitmen pemerintah untuk membantu lembaga pendidikan tidak pernah berkurang bahkan bertambah besar.
Namun dibalik idealisme dan tujuan Undang-Undang BHP itu dibuat, muncul kritik-kritik dari beberapa kalangan yang mengatakan bahwa BHP adalah sebuah produk undang-undang yang digerakkan oleh mitos otonomi. BHP tidak lebih dari sebuah bentuk lepas tangan Negara atas pembiayaan pendidikan nasional. Lembaga Pendidikan akan mengarah pada tujuan pragmatis komersil ketimbang pada tujuan kritis dan blok histories yang mencerdaskan bangsa dan melahirkan putra-putra terbaik yang bisa membaca tanda-tanda zaman. Pada akhirnya BHP melegasisasi suatu kesempatan kepada satuan pendidikan untuk memberi peluang bagi calon mahasiswa berkapasitas intelegensia rendah untuk mengambil kursi mahasiswa lain yang berkualitas tinggi jika mampu memberi imbalan tertentu.

Itu adalah wacana pemikiran yang lazim dalam sebuah Negara demokratis. Pembentukan Undang-Undang BHP ini adalah merupakan amanah dari Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 tahun 2003 pasal 53 ayat (1) bahwa “penyelenggara dan/atau satuan pendidikan formal yang didirikan oleh pemerintah atau masyarakat berbentuk badan hukum”. Pembentukan BHP ini adalah merupakan bentuk koreksi atas pelaksanaan BHMN yang telah berjalan selama ini dan bukan replika dari BHMN.

Undang-Undang BHP menempatkan satuan pendidikan bukan sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Departemen Pendidikan Nasional, tapi sebagai suatu unit yang otonom. Rantai birokrasi diputus habis diserahkan ke dalam organ badan hukum pendidikan yang menjalankan fungsi badan hukum: penentuan kebijakan umum dan pengelolaan pendidikan. Misalnya di dalam satuan pendidikan perguruan tinggi, praktek selama ini bahwa untuk memilih seorang rektor harus melewati tujuh lapis birokrasi (tingkat senat, Dirjen Dikti, Inspektora Jenderal, Sekjen Depdiknas, Menteri Pendidikan Nasional, Tim penilai akhir Sekretariat Negara dan akhirnya sampai ke Presiden). Saat ini, dengan BHP hal itu tidak lagi terjadi, rektor dipilih dan ditetapkan oleh organ representasi pemangku kepentingan.

UU BHP menjamin bahwa peserta didik hanya membayar biaya pendidikan paling banyak 1/3 dari biaya operasional satu satuan pendidikan, bukan biaya investasi. Selama ini satuan pendidikan sangat tergantung dari pendanaan dari peserta didik bahkan sampai sembilan puluh persen. Saat ini, BHP membatasi menjadi 1/3 maksimal dari biaya operasional. Ini adalah jaminan Undang-Undang BHP bahwa kenaikan SPP seperti yang banyak dikhawatirkan rasanya tidak mungkin terjadi.

UU BHP menjamin secara khusus warga negara Indonesia yang tidak mampu secara ekonomi tapi berpotensi secara akademik, terutama yang ada di quintil lima termiskin, dimana sampai saat ini hanya 3 Persen dari kategori ini yang menikmati pendidikan tinggi. Satuan Pendidikan BHP wajib menjaring dan menerima warga Negara Indonesia yang memiliki potensi akademik tinggi dan kurang mampu paling sedikit 20 persen dari keseluruhan peserta didik yang baru. Satuan Pendidikan BHP harus menunjukkan kepada publik bahwa mereka menerima dan menyediakan paling sedikti 20 persen beasiswa atau bantuan biaya pendidikan untuk mereka yang kurang mampu dan/atau peserta didik yang memiliki potensi akademiki tinggi.

Undang-Undang BHP mengikat tanggungjawab pemerintah dalam pendanaan pendidikan. Misalnya Pemerintah menanggung seluruh biaya pendidikan untuk BHPP dan BHPPD dalam menyelenggarakan pendidikan dasar untuk biaya operasional, investasi, beasiswa dan bantuan biaya pendidikan bagi peserta didik. Pemerintah bersama-sama dengan BHPP menanggung seluruh biaya investasi, beasiswa, dan bantuan biaya pendidikan pada BHPP yang menyelenggarakan pendidikan tinggi. menurut Dirjen Dikti, dr. Fasli Jalal, Ph.D dalam konferensi Pers (18/12) justru pemerintah yang akan pontang-panting mencarikan dana untuk tanggung jawab yang sangat besar ini.

Sebagai badan hukum, satuan pendidikan memiliki wewenang hokum untuk melakuka tindakan hukum dan konsekwensi hukum atas penggunaan hak itu. Pasal 63 menyebutkan “ setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 4 ayat (1), pasal 38 ayat (3), dan pasal 39 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun da dapat ditambah dengan denda paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah). Pasal 4 ayat (1), pasal 38 ayat (3) da pasal 39 adalah pasal yang mengatakan bahwa pendidikan itu adalah nirlaba, seluruh sisa dari hasil usaha dari kegiatan BHP harus ditanamkan kembali ke dalam BHP untuk meningkatkan kapasitas dan/atau mutu layanan pendidikan.

depdiknas.go.id



Jumat, 30 Januari 2009

The 1st E.I.P of English Programe UMK 2009











The Virginia Woolf Team

" The Voice of change and "renaisance" of English Programe in 2009 ... "


13 - 15 Januari 2009. Universitas Muria Kudus. Menggelar sebuah maha karya Baru yang merupakan hasil pengubahan sistem baru dalam pengajaran dalam jurusan Bahasa Inggris di Universitas ter.Cinta yang telah berdiri sejak 20 tahun lebih di lereng muria ini. Greatttt .... yeah itulah yang senantiasa terlontar di hati kami. kami hanyalah sebuah team yang mewakili semua yang ikut serta dalam kegiatan ini. semua team mempertontonkan karya karya terbaik mereka. mulai dari drama drama kontemporer,drama yang dibumbui komedi,pengubahan tema, bahkan ada pula drama yang ditujukan pada Universitas atau Jurusan Sendiri ... hmmm ... tapi Panitia EIP juga memberikan bebrapa pilihan Lain yakni REtell Story,Sing a Song n also Explaining Procedure ... Great of all.


Tak ada satu hal pun yang istimewa dari panggung yang disiapkan oleh panitia. hanya sebuah ruang yang disediakan tanpa ada tambahan apapun yang menarik dipandang mata. sekedar nilai? itukah tujuan akhir dari E.I.P ini?? Tidak ... Lebih dari ini team team yang terdiri dari segenap mahasiswa Jurusan bahasa Inggris Semester Awal ini mendapat pelajaran yang lebih. Begitu Luar biasa makna yang dapat kami ambil dari EIP ini. Awalnya ini hanya merupakan tugas yang biasa dari dosen kepada mahasiswa. namun, akhirnya kami menyadarai ini lebih dari sekedar pembagian team. ini adalah Sebuah perjalanan kisah dari setiap team yang tampil dalam pagelaran akbar ini. perlahan kami menyadari Team adalah sebuah keluarga,sebuah bentuk kecil kehidupan yang nyata dan erat. kami belajar bagaimana kita bisa bersama menjalankan sebuah misi dengan sebuah tujuan yang sama,bagaimana kita menyelesaikan sebuah problema yang dilematik,bagaimana kita berperan support, dan ... Lebih dari itu EIP tahun ini telah mengajarkan Kami begitu Besar dan Luarbiasanya arti sebuah FRIENDSHIP dan PERSAHABATAN







Virginia.Woolf Team. Salah satu team yang ditelurkan dalam Pagelaran EIP 2009 ini. Kami hanyalah sekelompok kecil team yang berharap dengan ide yang sederhana akan mendapat Hasil yang jauh dari arti kesederhanaan. Pelajaran telah kami dapatkan sejak awal kami mulai. bagaimana kita menghasilkan sebuah tema,bagaimana kita memecahkan masalah bersama,bagaimana kita mencapai tujuan kami dan yang lebuh dari semuanya adalah Bagaimana Tentang arti Sebuah Persahabatan Kami ... Uhh ... tak perlu naif ... Setelah Pagelaran EIP 2009 berakhir,kami merasa sangat kehilangan tentang arti seorang sahabat. satu hari setelah dan setelahnya ... kami merasa ada satu hal yang hilang ... SAHABAT ... terasa amat berbeda ... tanpa tawa mereka,tanpa senyum senyum kelelahan itu ... tapi ... akhir EIP bukanlah akhir persahabatan kami ...


Terima kasih EIP ...
Terima kasih telah mengajarkan semua tentang Persahabatan
Terima kasih telah Memberi kami arti
Terima kasih ...
Sahabat Sahabatku ...






Thanks For Everything ...
And ...
Love You All Friends ...

the 1st E.I.P of English Programe 2009